OTT Tak Bikin Jera! CIC Bongkar Dugaan “Uang Mingguan” di Imigrasi

Lensaindo, net-JAKARTA — Dugaan pungli dan pemerasan terhadap WNA disebut CIC masih terjadi di sejumlah wilayah. Praktik yang diduga menggunakan pola “uang mingguan” itu dinilai menunjukkan lemahnya efek jera pasca-OTT.

Ketua Umum CIC R. Bambang SS mendesak KPK dan Polri membongkar dugaan aliran setoran hingga ke pihak yang diduga menjadi pengendali.

“Jangan hanya berhenti pada petugas lapangan. Kalau ada sistem setoran, bongkar siapa yang menikmati dan siapa yang mengendalikan,” tegas Bambang.

CIC mendesak Ditjen Imigrasi menerapkan Zero Tolerance, memperketat pengawasan, dan membuka kanal pengaduan publik. Jika dugaan praktik kotor benar terjadi, penindakan harus menyasar seluruh mata rantai, bukan sekadar pelaku lapangan.
(Ucay)